DEMAK – Dalam rangka mendukung kampanye pendidikan antikorupsi dan membangun budaya integritas di lingkungan sekolah, SMP Negeri 1 Demak menghadirkan film pendek antigratifikasi berjudul “Umpan Tulus Pak Imam”.
Film pendek ini mengangkat cerita sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari di lingkungan pendidikan, yaitu tentang pemberian hadiah kepada guru. Melalui alur cerita tersebut, film mengajak penonton untuk memahami bahwa gratifikasi tidak selalu berbentuk uang. Pemberian barang atau hadiah yang berkaitan dengan tugas dan pelayanan juga perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan konflik kepentingan.
“Umpan Tulus Pak Imam” dikemas secara ringan dan komunikatif dengan pesan utama tentang pentingnya keberanian menjaga integritas dalam situasi yang mungkin dianggap sederhana. Film ini menunjukkan bahwa niat baik dari pemberi tidak serta-merta menjadikan suatu pemberian tepat untuk diterima apabila berkaitan dengan tugas dan pelayanan.
Melalui karya tersebut, SMP Negeri 1 Demak berupaya menyampaikan edukasi antikorupsi dengan cara yang kreatif sekaligus mudah dipahami oleh warga sekolah maupun masyarakat. Pesan yang dibangun adalah bahwa budaya integritas dapat dimulai dari tindakan sederhana, salah satunya berani menolak pemberian yang berpotensi menjadi gratifikasi.
Kampanye ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran seluruh warga sekolah untuk menolak gratifikasi, menjaga integritas, menghindari konflik kepentingan, serta membangun lingkungan pendidikan yang bersih dan berintegritas.
Film pendek “Umpan Tulus Pak Imam” telah dipublikasikan melalui media sosial resmi SMP Negeri 1 Demak sebagai bagian dari upaya memperluas pesan antikorupsi kepada masyarakat. Mari saksikan film “Umpan Tulus Pak Imam” melalui akun media sosial resmi SMP Negeri 1 Demak, dan ikut menyebarluaskan pesan penting tentang keberanian menolak gratifikasi serta menjaga integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Jujur Itu Hebat, Integritas Itu Keren!
Melalui karya dan aksi nyata, SMP Negeri 1 Demak terus berkomitmen menanamkan nilai-nilai integritas serta membangun budaya antikorupsi sejak dari lingkungan sekolah.
